Tuesday, April 5, 2011

Bintang

Basi lah aku bahas ini sebenernya. Masalah yang mungkin bukan merupakan sebuah masalah tapi kalo dipikirin ya jadi masalah. Sekolah. Standar banget ya bahasanku ?

Kenapa harus belajar semua bab dari semua pelajaran ? Berarti mendalami semua pelajaran lalu meninggalkan beberapa dan hanya fokus pada sesuatu ? Siapa yang salah ? Kenapa harus bisa semua kalo aku cuma mau satu ? Kenapa semua nilai mengancam kelulusan ? Kenapa harus belajar pencernaan hewan kalo aku mau buat pesawat terbang ? Kenapa aku harus belajar larutan kalo aku mau menghitung uang ? Kenapa aku harus membuat halaman web kalo aku mau menggambar batik ?

Aku ingat ada yang bilang aku harus punya tujuan. Siapapun harus punya tujuan. Lalu buat apa tujuan itu jika hanya sebagai prioritas ? bukan fokus. Apa iya kalau sudah punya tujuan itu harus tetap melihat kemungkinan tujuan lain ? Mempelajari jalan tujuan lain ?

Apa sih nilai-nilai itu ? Indeks prestasi yang bisa menentukan apapun. ya apapun. Apa salahnya kalo aku juga pengen diliat sebagai seorang siswa yang pintar tanpa harus menjadi bintang ? Aku emang ga sepinter temen-temenku kok. Aku cuma bolak balik mikir kenapa mereka ga sadar kalo angka setelah 8, 64, 2, 4, 32 adalah 1 ? Terserah apapun kata daun aku sombong, kata akar bukan cuma aku yang bisa jawab, kata ranting aku bangga dengan satu jawaban itu, dan kata batang yang mewakili semuanya, dia bilang aku bukan apa-apa


Entahlah, lebih lama aku berpikir untuk melanjutkan ini mungkin kata-kataku akan habis ditumpahi hujan yang menetes di selimut bunga anggrek ungu

1 comment:

  1. Sumpah aku sering mikir gini waktu SMA! 8,64,2 dibagi 2 smua jadi 4,32,1 ? It's not that hard dinnn

    ReplyDelete