Monday, June 13, 2011

Perfeksionis

aku baru sadar ternyata orang orang memandangku sebagai sosok yang perfeksionis. padahal aku sendiri menganggap diriku berantakan dan sekenanya saja. kondisional laah. aku juga tidak terlalu memikirkan tentang apa anggapan orang selama aku enak saja ya siapa yg tau ada yg salah ?
eh kok tiba tiba aku yg pertama kali tanya apa aku perfeksionis atau enggak. awalnya gara gara pas keluar kota sama temen temen smp dulu, ada temenku yang bareng mobilku beserta adek dan ibunya. adeknya sih keliatan bisa aja. cuma pas udah dijalan dia mulai berulah. dasar anak kecil punya rasa ingin tau yang besar kali yaa, dia megang semua yang dia liat. mulai mencetin tombol yang ternyata (dalam pandangan dia) buat kontrol buka tutup kaca belakang. dan dia berulang kali melakukannya. untung jendelanya bukanya kecil. kalo ga lak yo kamu sudah ditelen ibumu deeek dek --" terus juga dia buka buka (sebut saja dengan sederhana) laci.
sepanjang perjalanan juga dia buat aku sih bawel. dia ngomong ke mbaknya yang ada di kananku (adeknya di kiriku). salahnya orang yg nyuruh aku masuk terakhir pokonya T.T
pas dia ngasih hp apa kameraa gitu ke mbaknya, dia dengan santai tangannya jauh jauh ke mbaknya lewat depan mukaku. menurutku itu ga sopan soalnya menurutku itu terlalu deket dan menurutku dia terlihat sama sekali tidak sungkan apalagi merasa bersalah kaya gitu pada orang yang sepertinya ga dia kenal. coba deh tanyain, apa dia tau namaku ?
pandanganku tentang dia yang terakhir, bahasa yang dipake. maaf ya, aku tau ini masalah etnis atau kebiasaan. dia bukan pake kata kata kotor atau kasar gitu. bahasa suroboyoan kok (bahasa pergaulan orang surabaya). gatau kenapa aku gasuka aja kalo ada anak kecil kaya gitu ke keluarganya apalagi ke orang yang lebih tua. kebiasaanku dirumah kali ya ? aku ga boleh kaya gitu soalnya -.- jadi ya berasa asing dan gaenak juga dikuping. sumpah adeknya pengen tak iket.

aku pikir itu hal sepele kan ? makanya aku tiba tiba mikir aku perfeksionis

No comments:

Post a Comment